REVITALISASI MASJID NURUL IHSAN AL-MUTTAQIN DLINGO: PENINGKATAN SPIRITUALITAS DAN SOSIAL MASYARAKAT
Keywords:
Revitalisasi, Masjid, Peningkatan Spiritualitas Dan Sosial, Masyarakat DlingoAbstract
Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat kehidupan spiritual, sosial, dan pendidikan umat Islam. Namun, tantangan modernisasi sering kali membatasi fungsinya hanya pada kegiatan ritual. Hal serupa terjadi di Masjid Al-Muttaqin, Dusun Dlingo II, Bantul, yang mengalami rendahnya partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas keagamaan. Program pengabdian KKN ini bertujuan untuk merevitalisasi peran masjid melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menghidupkan kembali fungsi masjid, seperti semaan Al-Qur'an, pelatihan azan bagi pemuda, Festival Anak Sholeh, serta kajian keislaman tematik. Hasilnya, program ini mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam aktivitas masjid. Melalui revitalisasi ini, Masjid Al-Muttaqin tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan sosial yang berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi model strategis dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya, dengan masjid sebagai poros utama.








